SOLO – Nugroho Wiwoho (paling kanan) yang merupakan salah satu anggota komunitas Amputee Generation turut serta dalam gelaran Kompetisi Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) bagi Penyandang Disabilitas yang diselenggarakan oleh BAKTI Kementerian Komunikasi dan Digital. Kompetisi ini merupakan puncak dari Program Inklusi Digital BAKTI Kominfo yang bertujuan memastikan seluruh lapisan masyarakat, termasuk penyandang disabilitas, dapat merasakan kemajuan teknologi.

Sebelumnya, peserta telah mengikuti pelatihan TIK intensif selama tiga pekan. Seleksi ketat dilakukan berdasarkan nilai asesmen dari rangkaian pelatihan tersebut, menghasilkan peserta dari 38 provinsi di Indonesia. Mereka datang dari beragam latar belakang, mulai dari Sekolah Luar Biasa (SLB), lembaga sosial, hingga komunitas penyandang disabilitas, dengan rentang usia 17 hingga 55 tahun.

Kompetisi ini mencakup empat bidang utama: Content Creator, Digital Marketing, Digital Office, dan Digital Public Relation. Setiap bidang terbagi menjadi dua tingkatan, yaitu Pengenalan dan Pendalaman.

Setelah sukses digelar untuk regional 1 di Solo, rangkaian kompetisi akan berlanjut ke regional 2 Bali (23-26 Juli), regional 3 Medan (30 Juli-2 Agustus), dan regional 4 dan 5 Makassar (6-9 Agustus). Puncak kompetisi akan dilaksanakan pada Kompetisi Nasional di Jakarta (20-25 Agustus 2025). Kehadiran anggota “Amputee Generation” dalam ajang ini menegaskan komitmen mereka untuk terus beradaptasi dan berdaya di era digital.
